Friday, February 07, 2014

January's last bite: i lost my closest friend.

I've been (too) intimated with the pain for last 2-3 years. I have A tumor on my back. The pain from it chronically progressive, sometime it pain bothers me. But still, i never use analgesia, im proud of it haha it is my friend, yap, the tumor.

Finally, the time was come. The time i must to say goodbye. It grew inside me, i feed it, i take care of it for a long time.

The surgery took 4hours with general anestesia. My fathers neurosurgeon team made it perfectly. alhamdulillah. 
Its been 4weeks after the surgery. There is no the tumor pain again. =]
Dear my ex tumor, dont u come back again yaaaa hehe 


Wednesday, January 29, 2014

January's 2nd bite: Chocomoon


Honey is too sweet for me. I prefer chocolate. So, i choose to use chocomoon than honey.. Hehe



Finally, after 8months we got married, we have time to make our chocomoon happen. 

We've been to Gili Trawangan, west NusaTenggara for 4days. Why gili? There was no vehicle there except horse and bicycle, only 7k distance circumference this island, you can enjoy both sunrise and sunset easily, you can run around with no sweat. Hehe
And i really love to do snorkling there, cheap snorkling tools rental, cheap 3gili's trip ( only 100.000 IDR spent the whole day snorkling to gili air, gili meno,& gili trawangan. )

We transit at Lombok before went to Gili. We rent a car (include driver) for 300.000 IDR to drop us to public dock/horbour where it took 3hours by car from lombok airport.  Then we went across to Gili Trawangan by publicboat (only 13.000 IDR, save, and fascinating, only took 40mnt). You can rent the speedboat also, 10mnt trip, but you have to pay 300-400.000 IDR to rent it. Not recomended.

We're not prepare this trip properly. First night, we stay at 'random' hostel, the day after, we got a good place. 'Coral Blue' hostel, direct to seasore at the east, 1km from horbour, good room, with a pool outside, only 600.000 IDR/night ( better than another seasore direct hotel, 1milion IDR/night in average ).
We went back to lombok in same way we got Gili from lombok.

We really enjoy this first chocomoon. 
=D




*sorry for bad english, hehe*

Friday, January 24, 2014

January's first bite: between east and south Jakarta.

My first niece, the first grandchild of the Muttaqiens, the cuttest baby with the thickest hair ever, s celebrating her 1th birthday!


As a legal couple, this was the first time for me&my wife went together remote place from our home to family-thing. Icha has the big big family as mine. Fortunately her fam agregate, hehe, at east Jakarta. And my sister, live at south. u know, in the fact, 10-20km distance at Jakarta city is like 30-40km time comsuming outer  Jakarta. If u have been this capital city of Endonesia,u'll feel it. the traffic here s Chaos!

We made our time apart to Icha's at the east first 2days and the south for the next 2days.  

This was special, the feeling when u must manage ur time for two family which both of them were yours now. =]


*image 1: malika's birthday party
*image 2: lunch with Icha's jakartaens family

Saturday, December 07, 2013

Masa transisi

Mari kita berandomria lagi.

Kami, kita, dan mereka. Jujur saya ga terlalu suka 3 kata tadi, tapi itulah yang harus ada demi adanya ekosistem. Justru adanya perkelompokan itu maka sistem di hidup ini ada.

Sebulan ini lagi rame ramenya permasalahan kami, atau golongan dokter khususnya, jadi seperti 'kelompok yang sedang diuji kekompakan' sekaligus diuji dari semua sisinya. Rumit memang. Awalnya saya pribadi bener bener acuh ga nanggepin. Ga mikirin. Saya bukan pro hakim, juga bukan pro kubu yang menjadi/merasa menjadi korban-korban, juga bukan pro dokter kok, Tapi seiring waktu dan betapa sistem d lingkungan kerja saya di rumahsakit ini banyak berpengaruh. Entah ini positif atau negatif. Yang pasti banyak hal yang jadi lebih ribet buat kami (sebagai tenaga medis) bekerja untuk pasien. Dan reaksi dari kubu kami, iya maaf saya sebut kami sebagai kubu, untuk menata lebih rapi dengan menarik semua ppds dari stase daerah, membuat pemerataan spesialis d daerah jadi turun drastis. Itu saya brani jamin bikin hak masyarakat untuk kesehatan terenggut. Dan ini cuma salah satu contoh yang saya tahu.

Mari kita. Saya kami dan kamu, anda, mereka, dll, ambil positifnya aja nih. Ini cuma masa transisi untuk kebaikan semua. Kami, pasien, sistem. Terutama sistem.
Dengan ada gini-gini, yang ternyata efeknya begitu luas, maka semua bakal koreksi diri dan nyadar betapa belum sempurnanya sistem di rumah kita =]

Kudu sabar. Kaya saya dan fans MU yang wajib sabar adanya masa transisi dari era opa Fergie ke om Moyes.
Iya, masa transisi, obatnya ya adaptasi.

Yang penting tetep penuh cinta =]



*ceritanya lagi serius diskusi pasien

Sunday, October 06, 2013

(good) influence





kita ngomong mengenai kebiasaan sehat itu menular. dan kita bakal senang kalo kita yang punya virus itu, baik sngaja ataupun ngga jadi sumber penyakit itu hingga nular.

oke, passion saya sebenernya sepeda, tapi 2 taun trakhir, karna kondisi khusus, saya jadi ngebiasain dan nikmatin lari. beli spatu hi-end, running-kit yang ga gitu murah, dan nagih buat beli-belinya, jadi foundernya indorunners surabaya yang skrg uda tumbuh gede komunitasnya, blablabla..

dan senangnya, lingkungan saya dan istri saya ramai-ramai ketularan. sebagian ketularannya ga nanggung-nanggung, beli running-kit, spatu hi-end juga, dan lari muluk.. 
terimakasih buat sosial media yang uda bikin itu berlangsung =]



*gambar: acara lari di surabaya minggu kemaren, berhasil ngajak serombongan temen-temen istri saya, (istri saya malah pas ga bisa ikut. gambar bawah: temen-temen ppds bedahsaraf unair. mereka semua ga ada yang kapok loh! =D

Wednesday, September 25, 2013

o-s-t



halo.
rasanya kalo diem terutama pas pupi atau pas nyetir kejebak macet, banyaaak banget yg pengen ditulis di blog. tapi pas nyantai-nyantai ilang tuh semua.

pernah kan ya, ladies & gentleman disini jadi inget moment tertentu pas denger sebuah lagu? bukan tentang lagu galau trus inget mantan, tapi keseluruhan, kaya saya nih, kalo denger 'blueday' nya endah&rhesa jadi inget banget pas saya berdiri ngegantung di pegangan kreta dalam kota yang hampir tiap hari saya tumpangi pas saya exchange program something itu di kagoshima, Japang. atau lagu parachute nya coldplay, kebayang langsung saya lagi nunggu bus buat pulang kerumah pas jaman SMA. *kok hidup saya isinya naik angkot yak?

bikin playlist bagi saya amat penting, tapi sampai sekarang slalu bosan sama playlist-playlist yang saya bikin setelah diputer 2-3x. yap, saya bosenan. tapi kaya ga punya waktu buat nyari2 lagu, dan akhirnya kadang kalo nyetir di mobil suka matiin cd player alias silent mode kaya di bus malem. jadinya saya adalah orang yang konsumtif terhadap kopian file lagu-lagu baru dan lama. terpujilah soundcloud, 8tracks, theshirensound dll dll yang nyediain itu.

paling bosen itu kalo ga ada lagu itu pas operasi, kebetulan operasi2 di lingkungan saya di bedah saraf relatif lama-lama. kalo saya operasinya bareng sama temen selevel ya biasanya saya pasang tu lagu-lagu di playlist saya.*yang biasanya dianggap selera musik saya aneh, namanya juga selera orang beda-beda.  atau minimal muterin playlist dari temen saya. dan hal itu bikin lumayan nikmat operasinya daripada krik krik tut tut tut zzzzt zzzzzt krik krik krik. 

selera, iya, selera. pasti orang seleranya beda-beda, kadang pengen si make earphone, tapi kondisi-kondisi tertentu yang kebetulan saya didalamnya sebagian besar kaya di jalan lagi nyetir, lagi oprasi, lagi kuliah, dll,, ga mungkin pake earphone. tapi penggunaan pengeras musik dan nyetel musik yang ga sesuai sama selera para pendengar di lingkungan situ bikin ga betah dan risih. misal kaya pas dalem angkot nyetel dangdut koplo sejam dua jam penuh. atau saya pernah pas operasi sama kakak kelas saya yang dia orangnya memang tipikal religius dan sangat menggemari penyanyi mesir siapaa itu ga tau namanya yang lagu insyAllah itu, pas itu doi nyetel satu lagu, yang ramadhan ramadhan itu. satu lagu itu diulang selama hampir 3 jam kita operasi. jujursaya abis itu kaya ga enak badan. 
sama aja sama saya, earphone bagi saya adalah kebutuhan primer biar ga polusi suara.

konklusinya, selera orang beda dan harus banget ngormatin satu sama lain. penilaian selera orang bagus atau ngga itu amat relatif.


*gambar:hasil iseng pake procreate di ipad*