Sunday, July 17, 2016

(im)possible? -rekap musim 2015/2016-

Sebenernya uda pengen nulis dari dulu rekapan hasil hasil dari liga liga banyak cabang olahraga skala internasyenel yang saya ikuti. Tapi uda kaya beruntun aja ga slese slese sejak mei kmrn, ni aja tour de france masi baru slesai duapertiga tapi ya gimana ya mumpung sempet. Oya sebelumnya, saya ga nulis rekapan tiap taun tontonan saya (liga inggris, nba, basket indonesia & tour de france) kalo ga spesial, trakhir taun 2009 pas  boston celtic juara.
*belagak ini tulisan penting

Oke taun ini (musim 2015-2016) memang ajib. Saya itu bukan pengikut setia smua liga sepakbola bahkan liga indonesia saya ga tau (eh masi ada ga sih?). Tapi liga inggris jangan tanya ya (baca: sel setan merah mengalir di vena saya), yang dijuarai sama leichester city, iya, smua tau dan stuju kalo cara mreka menjuarai EPL taun ini ajaib. Dimana secara fakta awal musim taruhan mreka menjuarai EPL (bandar taruhan apa gitu saya lupa, pokoknya kelas internesyenel) itu 5000:1, perbandingan angka yang sama kaya kim kadharsian jadi presiden Amerika. Hehe

Lalu ada kisah dimana tim CLS surabaya yang 'akhirnya' pertama kali jadi juara iBL. Memang nyatanya si Jamar yang mulai musim pertamanya d CLS ini menjadi rookie of the year sekaligus MVP musim ini tanpa tandingan, tapi yang ga cuma liat final IBL kemaren itu pasti setuju kalo mereka membangun timnya uda sejak ratusan tahun lalu, perlahan dan pasti gitu hehe.. Sebagai penduduk kota (kedua saya) Surabaya, saya turut berbahagia (sangat).

Lanjut cerita heroik kakak LebronJames yang mematahkan kedigdayaan Goldenstate warriors yang secara lagi anj*ng banget (hehe maaf saya ga suka mreka), baru aja mecahin telor, eh, rekor musim nba dengan angka kalah menang 73-6. Padahal difinal cavs ktinggalan 1-3, iyap sejarahnya ga ada tuh yang bisa bangkit dari ketertinggalan segitu di final nba sejak hercules lahir di ribuan taun sebelum masehi. Saya nonton finalnya sampe terharu, secara sedikit paham posisi mas lebron yang punya alasan sendiri balik ke cavs dan ikut bangun tim itu,, keren yaa..

Lalu lanjut ke piala eropa, dunia di pertontonkan oleh kisah heroik mas mas islandia, siapa yang naroh ekspektasi ke mreka? pasti banyak juga yang ngarep mreka bakal nyampe lebih jauh daripada prempat final nyamain kisahnya leichester tapi beneran uda cukup ngasi tau dunia bahwa mreka eksis. Iya, negara yang jumlah penduduknya jauh lebih sedikit daripada followers akun instagram cr7. Ternyata masuk akal setelah kita tau bahwa keseriusan menejemen (sepakbola) negara yang cuma bisa mainin liga 4 bulan dalam setaun itu, dan ratusan excuse buat ga usa maju di sepakbolanya, berhasil mulai memanen yang mreka tanam semenjak 2002. Inspiratif, seperti juga cara mreka merayakannya ala ala viking yang dengan konyolnya jadi inspirasi buat tim prancis yang niru pas lolos ke final namun sangat gagal niru hehe, langsung kena karma kalah di final. Bahkan belum habis cerita karna sang juara, adalah tim yang sampai ke final dengan 'cuma' sekali kemenangan sejak penyisihan dalam 90 menit pertandingan, lolos dari grup aja karna konspirasi michel platini (sbagai kepala uefa) pas maksa 24 tim di final euro dan itu bikin beberapa tim pringkat tiga di fase pnyisihan, termasuk tim portugal ini. Kisahnya tambah dramatis karna ronaldo cuma main 10 menit scara efektif dan nyentuh bola 8 kali saja. Kalo kata pange (penulis favorit saya via pandit footbal.com) ituh mas ronaldo jelas lebih baik daripada messi yang (putus asa setelah) ga pernah jadi juara satupun di 4 final negaranya yang dia ikut main, dan setidaknya masi rutin bayar pajak. Hehe. Emang sih saya juga nangkep si platih portugal (pak santos) ini jenius, terutama pas mutusin masukin si bebek buruk rupa 'eder' yang tiba tiba jadi angsa cantik di perpanjangan waktu dengan gol classic no.9 nya. Wah, panjang juga ya ceritanya..

Trakhir saya nulis ini, beberapa hari kemarin rada epik lagi karna di stage 12 tdf, si froomey (pmegang sementara jersey kuning) melakukan hal yang baru skali terjadi di spanjang sejarah tdf berlangsung seabad ini. Iya, dia lari, pake spatu cleat, tanjakan, ventoux pula. Ditambah sampai hari ini si kaka cavendish, di taun taun trakhirnya di pro cycling, uda menangin 4 stage. Kalo kata paman sam: what the F*ck!

Hmmm apa lagi ya hehe

Kira kira begitulah ya,, 
Disini uda summer, ga enak blas, enakan panas di indonesia. Huff, dasar saya manusia, slalu aja ngeluh hehe

*foto lari dibawah terik di udara summer (pertama) saya disini*

Tuesday, May 03, 2016

Sakurajima-loop-ride (dropbarjournal)


I wrote this after 5 time did my (lonely) ride on this track.

Sakurajima mount located on the center of Kyusu island, surrounded by the sea (so it also called sakurajima island, as we know geograpically Kyusu has a huge gulf, yes, this active mountain is like on the center of Kyusu. (see on the map)



From kagoshima, everyone can reach this island by local ferry. These ferry, as a general transportasion, is very comfortable and appropriate for every vehicle especially (road)bike. The fare for 1 bike 1 way is 270yen. Not too cheap but i think is worth to pay this amount for beautiful scenery of sakurajima mount, kagoshima port, and the sea between with its kind of solitude of the diswave sea, even only 15 minute cross. (Because of the sea actually is a huge gulf, there is no wave, very 'calm' sea).

The sakurajima ferry port face kagoshima at west direction, we can choose any direction to start to ride around the island. To the left/north or to the right/south. 

Track:
1 time round: 35km, just follow the main road. Most of the track is the seashore outside, foot of the mountain inside.(depend on which side you rode. I prefer start to north because nearer to the sea, just beside). Awfuly beautiful. Some kilometers are break through the hills and the forest. Rolling, 50% of the track is hill climb and down , in average 3%-6% grade, with short and long variation. Lil bit strong headwind sometime (from the sea and the mount) also if the active sakurajima blow the ash (not always, and not a big deal). Good asphalt, quiet from the cars, and no red light stop signal, hmm maybe from 35km only 2 red light.(the last two is really make comfy for ride!)
 

There is a park with foot onsen just beside the ferry port, i like to go there before cross back by ferry about 15-30minute foot relaxing in onsen. Enjoy pain, enjoy life =]

Here some image i took there, sorry for  narcism contain.







Thursday, April 07, 2016

Gaya jempol

Jempol:
Dalam ilmu antropologi asik, dalam benak saya berdasarkan feeling dan hipotesa random, memberikan jempol memiliki makna bahwa dalam kondisi oke, bisa juga memberikan info bahwa objek itu atau ini adalah baik.

Dalam perkembangannya, seiring pertumbuhan kapabilitas potret memotret dalam arti alat mengambil gambar potret yang smakin kesini semakin canggih, tumbuh juga satu 'gaya' yang menjadi umum. Iya, gaya 'jempol'.

Mungkin ini beda dengan gambar potret secara umum seperti lenskep, atau selfi selfian.

Saya, dalam hati yang dalam, kurang suka atau rada geli jika gaya manusia dalam potret tersebut memakai gaya 'jempol'. Namun peradaban sekarang , tanda data yang terpercaya, saya yakin sparo manusia terutama kaum lelaki muda, memakai gaya jempol jika dipotret, bisa sendiri, bisa pas foto rame rame. Ini tidak baik, mengalahkan simbol potret perabadan damai dengan gaya telunjuk dan tengah. ( gaya piss )

Kebetulan saya adalah murid dari sistem sekolah spesialis bedahsaraf, dan sering mengambil gambar (klinis) pasien dengan gaya jempol, untuk ini sih kami pakai karna untuk menunjukkan kondisis saraf secara general. Itu pun kami jaga arsip tersebut untuk keperluan medis saja.

Entah ini berhubungan atau tidak, 
Saya geli aja kalo ada mas mas yang slalu pakai gaya jempol.

Hehehe

Maaf ya nulis ini, daripada ga diungkapkan ntar bisa bebelen *halah


Wednesday, March 30, 2016

(Not) A trivial self achievement



For running, i've been using nike lunar family since first time running. 
At the end of 2011, when randomly joined 10k running event, that time i didn't have any running shoes so i wore nike free sole sneakers (training shoes). Since that moment i just like falling love with run but considered that i needed proper shoes also.

After reviewed some types of (nike) running shoes, researching from every refrences (youtube, magz, etc.) , i decided to wore lunar sole. Yes, i am neutral runner half stable. Zoom and airmax is too hard for me  ( forgive me i'm still 'nike'fanboy hehe )

I used to wore: lunarfly, then lunarglide 4, and lunarglide 6 until last month (2016). In average i retiring my running shoes after it used for 600km.(For me it took around 1year, recorded on my nikerunning acount)
Beside, some time i run with my flyknit airmax1 (present from my mom) but usually i wear for daily sneak,beside it not tooncomfy for my running, its too good model to wear you know.. 

Now i'm wearing blackout nike lunartempo2.
Honestly, before bought this one, i thought that i wil break my contract with nike (haha) and change to the very tasty adidas ultraboost. Because of that ultraboost is overbudget, (almost 300bucks US!) so i decided to still using lunarfamily.

Now i've been run this lunartempo2 around 50k, and feel fantastic. I think this is the most comfortable lunarfamily i've been used. Much better than lunarglide, maybe lunartempo upper site is not too 'soupy' and more flex than thicky construct of lunarglide. Yes my foot is lil bit transfer to more neutral from stable last couple years of running.

Those shoes i bought not because it was discount price or something else like that. Thats expensive for me, (around 100-200 bucks US) but i think that all worth for my self achievement for finishing the target, like 600km running per year. Yes you can not buy happiness but you can buy shoes! =D

Happy run, all!




*above to below:  blue lunarfly; red lunarglide4; light green lunarglide6; flyknit airmax; blackout lunartempo2(2012-2016)*

Saturday, March 05, 2016

My life begin at 30

6 bulan ini, so far, adalah bagian yang terasa paling berat selama saya mengirup O2. Bukan dalam arti yang negatif. Mungkin sebagian besar homosapien mengalami masa terberatnya dan bersukur karena mengalaminya, kadang ada yang mengulangi, ada juga part yang 'cukup' sekali aja deh, cukup ngrasain aja. Oke, mungkin para pendaki gunung merasa berat saat mengawali suatu pendakian, tapi ketagihan karena rasa yang didapat setelah pulang sampai rumah, jadi terus aja ngulangin, para dokter bedah yang terharu saat lulus spesialis tapi amit amit ngulangin masa masa sekolah ppds dari nol, mungkin pecinta sambal juga kepedesan tapi ga kapok kapok haha
Intro yang kepanjangan ya kayanya..

Jauh dari bayi kecil yang saya tinggalin seminggu setelah lahir, nahan kangen sama ibunya si bayi itu, peluknya, sajian toast bread plus nutella nya tiap pagi, omelan kecilnya saat saya gangguin hehe
Dan mungkin itu ringkasan yang mungkin superfisial tapi cukup mewakilkan lah ya., kaya aliflammim nya untuk Seluruh isi AlQuran.

Pendeknya lagi. Jauh dari istri dan anak itu : anjis.

Hehehe

Masuk ke dunia pendidikan yang berbeda, di negara yang budaya dan sistemnya berbeda. Saya sulit jika membandingkan ini itu dengan indonesia tercinta. Emang kita beda, bung. Dan semakin saya cinta tanah air.

Alhamdulillah selalu dikasi kesempatan untuk  memperoleh get-away moments yang cukup. Kesunyian kagoshima, asing karna bahasa jepang ga gampang dimengerti tapi lucu aja gitu, sinar matahari yang bikin hangat musim dingin, pantulannya di lepas kinko-bay kagoshima, head-wind saat berkeliling sakurajima dengan roadbike kecintaan saya.

Oya, beberapa hari lalu saya pindahan ke apartemen sederhana di deket rumahsakit universitas, iya, tempat gawe saya sehari hari, cukup jalan kaki, separo barang bawaan pas pindahan itu khusus untuk kami, bukan saya aja. InsyaAllah kalo lancar 2 minggu lagi kami bakal pindah kesini, 4 tahun kedepan.

Membayangkannya cukup senang. Alhamdulillah diberi hati yang sesenang ini sama Yang Maha ngatur hati. 

Oke, share pleasentness is legal, right? 

Happy Spring, everyone. =D

Monday, January 11, 2016

why? / Kenapa?

Barusan secara random saya buka website nya kawan-kawan saya, salah satu kumpulan orang-orang yang inspiratif.
yap, hampir semua kawan-kawan di keluarga yscc (young surgeon cycling community) adalah kakak-kakak saya yang kebetulan satu almamater di FK Unair, semuanya skrg berprofesi sebagai dokter spesialis, dan beberapa (termasuk saya) yang masih 'sekolah'. 

Bagi saya mereka inspiratif, sebagian besar 'baru' mulai berolahraga beneran, dan sepeda balap 'merubah' mereka, tentu saja ke arah yang positif. Berubah dan konsisten itu sulit. 


Oya, saya juga mau cerita tentang apa yang saya lakukan di hari ulang tahun saya ke 30 minggu lalu. Oke Walau so far saya termasuk kaum yang mengabaikan hari ulangtahun karna memang (sampai sekarang menurut saya masih) ga penting. Cuma biar inget aja kapan saya mulai melewati 'batas' saya.

Saya yakin di diri saudara sekalian, hehe, ada sisi dimana penasaran: 'sekuat apa saya', 'sepintar apa saya', 'se... apa saya' (sila isi sendiri). Dalam hal ini yang paling menantang saya adalah secara fisik, sekuat apakah saya? Dalam hal lari-larian saya adalah virgin marathon. Saya ingat sejak 2-3 tahun lalu selalu aja beresolusi: "tahun depan ikut half marathon, taun depannya lagi full, trus abis itu tiap taun ikut full marathon, seterusnya sampai usia 50an".

Tapi kapan saya mulai? iyap, minggu kemarin. Saya (dari seminggu sebelum hari itu berencana) half marathon. Kebetulan deket tahun baru dan kebetulan juga di sosial media bertebaran tantangan lari 20,16km. 

Alhamdulillah. Saya berhasil. 20,16km. Spesial buat saya, walau untuk 'real runner' atau sebagian besar orang yang rutin berolahraga itu adalah jarak yang sepele. Sebelumnya jarak terjauh saya lari sekali adalah 16.8km saat ikut King of the road 2012, setelah itu memang kira-kira sebulan sekali saya long run 10-12km.

Di Kagoshima, walau ga dingin-dingin amat katanya, sedang musim dingin. Hari itu sedikit hangat sekitar 12-14 drajat, headwind dari utara lumayan wush wush, dan matahari suka ngintip ngintip cantik ngangetin. Tentu saya pakai baselayer dan bahkan bawa hp dan dompet (saya tipe yang kalo lari cuma bawa: sportwatch-ktp-uang receh saja, tanpa hape / ipod, tanpa playlist dan earphone) karna siapa tau saya apa apa gitu, kejet kejet misalnya.. Dan diluar dugaan saya bisa jaga pace saya di angka 6km/jam. berhenti di km 5 (ambil duit di atm dan minum air dari vendingmachine) dan di km 12 (beli minum dan diem di taman kota, enjoy the sky). Total lari saya 2jam 5 menit dengan pace 6min 13sec/km. Kota ini (sebagaimana umumnya di jepang) lumayan bersahabat dengan lonewolf runner sebagaimana saya, dan menyenangkannya lagi rute saya sepanjang 5-6km sebelum finish adalah pinggir laut dan gunung sakurajima di sebrang. =] Ingetnya aja seneng , liat pantulan matahari ke permukaan laut, langit, gunung, sunyi.

Mungkin satu alinea di atas ini tidak cukup menggambarkan kegembiraan saya hari itu bahkan masih merasa sampai sekarang.

Saya ga sabar ikut marathon. Kalo ga ada halangan tahun ini saya bakal ngrancang latihan buat ikut kagoshima martahon 2017. target: finish .

Kenapa saya segitunya? 

Kenapa ya? 

hehe