Sunday, April 10, 2011

Bali 24Feb-14 Mar 2011 (Keliling Bali #1)

Saya dan Nabila sampai di Bali dengan Wings Air, rencana awal si naik bus, tapi ya gitu deh, si ortu beneran kawatir, dibeliin tiket gitu deh hehe..

Sebelum berngkat, kami memang membeli "buku panduan wisata ke Bali al Backpacker" (ni lumayan bantu banget) dan 2 buah peta Bali, satu peta wisata, satu lagi Peta beneran (akhirnya yang kepake adalah peta wisata). Untuk spot spot wisata yang akan kami kunjungi, kami malah baru membicarakan dan memutuskan saat perjalanan di dalam pesawat. ini seru =]

Kebetulan saya punya temen lama yang sekarang domisili di Bali, dan emang semua2 kluarga dan leluhur2nya orang asli Bali. Dewo namanya. Sebelumnya sangat amat trimakasih ya, Bro!! hehe

Untuk malam pertama, kami sudah dipesankan satu kamar hotel di jalan Poppies, Kuta (gang kcil sebelah McD, pasti pd tau), tentu selama diBali ini, bila meginap di penginapan, kami mencari kamar dengan harga murah. Idealnya 2bed 150 ribu, kalo fasilitas sih ga muluk2, namanya juga ngegembel.. Tapi percaya deh, hunting tempat nginep adlh keasikan sendiri untuk yang jalan2 kaya saya ini. beneran!

Pada hari pertama, kami ngabisin kuta dan Legian, ngliat2 pertokoan yang sedikit monoton dan sunset-ing di Kuta, yah itung2 adaptasi sama Bali hehehe..

Alhamdulillah, kami dapat nyarter mobil 'murah' yang kebetulan paman dari tmn sy Dewo tadi. Xenia dgn harga 150rb/hari, bisa extend dgn cm sms pd mlm harinya.. asik ga tuh.. hehe. Dan memang, transportasi (akhir2 ini jadi sorotan untuk pariwisata Bali untuk menertibkannya lagi) angkutan umum g appropriate untuk dipake jalan2, ga kaya di Jawa.

Dengan bermodal peta wisata yang kami corat-coret, dan aplikasi Google Maps yang di telpon gengggam kami (sumpah ni berfungsi n bantu banget banget banget banget) dan dibumbui nyasar2 dikit, pada hari pertama, kami berpetualang (hari ke2 di Bali) kami start dari Kuta (di selatan pulau Bali), membelah pulau di tengahnya, naik ke utara, untuk ke Bedugul, sejenak kami berhenti disini, mnikmati pmandangan taman luas dan danau serta pura di tengahnya. (dipinggir sih sebenarnya) perjalanannya kira2 ga sampe 2jam dengan pemandangan alam yang fantastis.

Kami melewati dataran tinggi ke utara lagi dengan tujuan Pantai Lovina, yang terletak di Singaraja, ujung ter-utara Bali. disana kami sampai skitar pukul 3an, sebenernya mau nginep disini, karena sepengetahuan kami sebelumnya, tontonan lumba-lumba secara lagsung di laut cuma bisa saat subuh, eh setelah tanya2, ternyata sore hari juga bisa, jadi kami sontak menyewa boat tradisional, dan dihantarkan agak ke tengah laut, dan menikmati melihat gerombolan lumba2 yang muncuul di permukaan secara langsung, d=sangat dekat! Fantastis euy!

Senja mulai hadir (disana Magrib/gelap mulai jm7an), kami memutuskan untuk meneruskan perjalanan ke tujuan selanjutnya, perjalanan malam kami pilih, karna itung2 bisa menghemat pengeluaran.

Amed, adalah tujuan kami, sebuah daerah di KarangAsem, daerah ter-Timur Bali, kami menelusuri pantai utara dari Singaraja, lalu pantai timur laut, dan kota kecil Amlapura yang sedikit tinggi dan berkelok-kelok, sampai daerah Amed, sangat Natural, istilah lainnya "pelosok" banget. cukup sulit menemukan daerah ini trutama saat gelap dan hujan seperti yang kami alami, tanjakan dan turunan tajam di sebelah jurang sepanjang jalan kami. seru lah pokoknya =]

pada jam 9malam, sampai lah kami di Amed, kami memang direkomendasikan hunting langsung ke pnginapan, yang kesemuanya terdapat di pinggir pantai, dan Alhamdulillah dpt kamar yang murah untuk sekelas itu, keren ndes kamare!!

Saya sangat menikmati suasana di Amed ini. hotel berhadapan langsung dengan pantainya, yang merupakan spot snorkling, alhasil setelah menikmati sarapan di resto hotel beralas pasir itu ,kami langsung menyewa alat2 untuk snorkling, (murah euy, smua alatnya cm 40rb untuk sehari!) dan sampai jam 1an kami sangat amat mnikmati snorkling disana.. sebenarnya saya ga mau pulang, hehe, tp pd sore harinya, kami memutuskan untuk melanjutkan perjalanan kami. ke selatan dan Barat sedikit, ke UBUD!

*to be continue








Friday, April 08, 2011

BALI 24Feb-14 Mar 2011 (Should I call my self backpacker? )

LIBUR TLAH TIBA LIBUR TLAH TIBA. HORE. HORE. HORRRREEE! *nyanyi2
itu yang pertama saya dendangkan dengan sangat klisenya pada saat sadar dan mewujudkan liburan beneran, yang ironisnya ga terjadi selama sekitar 6 tahun saya kuliah S1 kmrn. Januari saya lulus dan diwisuda, tengah febuari ujian kompetensi, abis itu ga ada rencana apa2 lagi selain liburan total sebelum meneruskan sekolah lagi awal tahun depan sebagai perwujudan mimpi saya. Sebelum ke Bali ini, saya juga melakukan perjalanan 3hari di Purwokerto buat rafting sama tmn2 maladica(pecinta alam almamater saya), ke Jakarta yang keras itu dan ke Solo yang damai itu masing-masing satu minggu. Istilah lainnya, pemanasan sebelum (entah kenapa saya sebut) perjalanan utama ke Bali.




Terakhir saya ke Bali pada saat semester satu nebeng acara ortu, alhasil pergi jalan2nya y cuma disitu2 aja. ngerti kan?

Sebenarnya bila kejadian, saya ke Bali bersama teman lama saya Ahlan naik mobil dia, roadtrip gitu.. (seru banget ya kalo jadi?!!) sayangnya langit tak mengijinkan karena dia ada prioritas lain. Lain kali ya bro! =]
Jadinya saya mengajak adek saya Nabila, yang mnurut saya cukup bisa diajak ginian, tp dia juga cuma bisa 5 hari. Bla bla bla, saya akhirnya selama 18 hari disana itu, 13 harinya sendirian deh tanpa adekku tercayang huhuhuhu *opotohki

Okeh, ini pembuka aja, akan saya bagi dalam 3 part mengenai masing2 perjalanan saya disana yang so far ter-seru selama hidup saya. susah senang di Bali euy, ada yang pernah types di Bali g? ya, saya orangnya..

jadiii, nantikan yaa!! =]

Thursday, April 07, 2011

ENTREPRENEUR



Slamat malam.. hehe.. rada stuck ni otak nyari ide, jadinya malah share disini. Mungkin temen-temen uda pada tau, kalo saya skrg jualan baju. Iya, titel saya belum lama ini adalah "sudah jadi dokter" hehehe, tapi (entahlah ini positif atau bukan) saya malah terjerumus dalam bisnis jualan kaos.

Berawal dari hobi bawaan orok saya yaitu gambar-gambar, dan basic pendidikan saya kebetulan sdikit ngerti tentang seluk beluk dunia kedokteran, saya membikin brand "manusia kamil" untuk kaos-kaos bergambar yang ada hubungannya dengan kedokteran, yang kebetulan desainnya full saya pikirin dan saya bikin sendiri.

Awalnya target usaha iseng ini cuma untuk beli makan siang yang enak sminggu skali diluar rumah dengan uang sendiri, eh, Alhamdulillahnya, baru 5 desain, saya uda bisa jajan tiap hari .. hehehehe *sombuong ;p

Mau berbagi aja, sesuai pengalaman, betapa serunya bikin usaha usaha kreatif seperti ini, apalagi bila cocok dengan hobi temen2 skalian. Cuma perlu effort dikit, seperti kontak ke vendor tempat bikin kaos, ngetag-ngetag smua temen di album jualan di FB (sperti yang slama ini saya lakukan), n mondar-mandir bentar ngasi barang dagangan ..
Naaaah, tantangannya nih (saya lebih suka make kata ini daripada 'resiko') harus lebih bisa bagi waktu, dan nentuin prioritas. Memang terdengar normatif, tapi coba deh, rasakan sendiri =]

Oya, monggo mampir di blog saya satu lagi, khusus galeri kaos2 jualan saya dihttp://manusiakamilbiru.blogspot.com/

have a great live =]




*ni gambar contoh kaosnya

Wednesday, April 06, 2011

Hobi Baru: Nyepedah!


Berawal dari ngelihat temen saya si EricFerdinan dan Randi , yang sudah bersepeda sebelum saya, secara subakut, saya ketularan untuk masuk ke dalam hobi 'baru' itu, sekitar desember kemaren , menggunakan seluruh tabungan (sebagian besar hasil jualan kaos) dan ditambah oleh beberapa peser dari papa (trimakasih yo pah!), akhirnya saya beli sepedah!
Prosesnya cukup singkat, saya tanya2 ke mereka2 yang uda lumayan tahu tentang sepeda, search2 dikit di internet mengenai sepeda apa yang pantas saya beli, saya ke rodalink dan beberapa bengkel sepeda dan akhirnya memesan untuk merakit sepeda hibrid untuk saya (hibrid ini maksudnya, rangka dan set roda balap dirangkai dengan gir set dan stank lurus MTB/mountain bike) jadilah sepeda saya yang 'awal' ini.

Lumayan puas, meski setelah 3 bulan make hibrid ini, saya berani ngabisin cukup banyak rupiah lagi untuk mengganti sebagian besar komponen sepeda hingga sepeda saya jadi full road bike (sepeda balap) dengan keindahan seting gir set dan stang melengkung layaknya pembalap sepeda profesional. Saya menemui kepuasan disini, baru kali ini saya medapati hobi yang 'bener2' ngabisin uang. ADAAA AJA YANG DIINGININ, berakhir dengan kelugasan dalam merogoh kocek yang ga dikit secara kontinyu.. satu sisi: Hadeeeh, sisi lain: Bahagia =]





Kepuasan itu paling didapat bila saya bersepeda melalui tanjakan2 yang terdapat sangat banyak dan bervariasi di Semarang, sampai sekarang 2-3hari skali pasti saya ngegowes minimal 20-30km dengan tanjakan bervariasi. lengan bawah yang hampir kram untuk mengerem, seluruh paha yang penuh laktat, mental yang teruji untuk tidak gampang menyerah, sorot ultraviolet matahari, keringat bagai mata air, saya cinta berspedah =]




*gambar: 1.@carfreeday w/my hibrid; 2&3&4 cek point di spot2 jalur gowes; 5. setelah full balap, namanya: "TurocMactu" =]



Tuesday, March 22, 2011

mainan akrilic lagi





nyoba langsung pake kuas...
tebak sendiri yaaa ini siapaaa hehe ... =]

My Lonely Planet: 3 days in Kyoto (End)


Halloooo, uda lama ni postingnya di draft, hehehe.. mari kita selesaikan!
Pertama, turut dukacita dalam atas bencana gempa dan tsunami yang meluluhlantahkan Jepang Utara, Siapa yang sangka negri maju seperti Jepang dengan mudahnya setengah hancur kaya gitu. hmmm, jadi sedih saya, pasti banyak cewek-cewek imut Jepang menderita *loh?!

Oke, saya sdikit utang cerita betapa indahnya Kyoto. Di postingan bagian trakhir ini saya cuma pengen nunjukin gambar2 tempat yang perlu dikunjungi di Kyoto. Umumnya kuil kuil gitu sih, 3 hari memang belum terlalu cukup buat datengin smua spot wisata di sana.
Cara tau tempat tempatnya gimana? Lagi-lagi pertolongan Tuhan, hehe, pas saya sampai di Kyoto, saya cuma tau klo kota itu banyak spot kerennya, titik! Dan yag terjadi adalah si Simpei, pemilik hostel (uda diceritain di tulisan sebelumnya) merekomendasikan dan merancangkan perjalanan 3 hari saya kemana aja. SERU kan? hehehehe
Saya membagi peta Kyoto menjadi 3 bagian, untuk mempermudah perjalanan. Ngerti kan? jadi misal saya jalan ke bberapa tempat di daerah timur untuk hari ke 1, lalu barat di hari ke2, dan seterusnya..