Sunday, July 26, 2015

Hol(Y)day

Kalo anda orang indonesia, apapun keyakinan (baca: agama) nya, liburan beneran adalah saat libur idul fitri. Tanggal merah terpanjang didunia. Dari liburan kantor, sekolahan, toko (kecuali Mall dan frencais-frencais dan sebangsanya yang menjadi juru selamat saat tanggal merah lebaran terutama pas nyari makan),, eh, rumahsakit ga libur ya? 
yang terakhir itu adalah hal esensial yang saya sesali ketika tidak mempertimbangkannya saat memutuskan karier saat masa muda dulu. hehe

Alhamdulillah,Kebetulan tahun ini, saya bisa pulang pas hari H ke Semarang. Setelah 3 tahun berturutturut kemarin, saya menjadi layaknya bang thoyib (bukan thoyib pmain Aspac ya) ga bisa pulang sampe bisa pulang tapi H plus sekian bla bla bla intinya saya taun ini bisa lebaran di kampung halaman. Spesial karna istri saya yang aseli surabaya juga mengalami mudik pertamanya sejak lahir, karna dari dulu kluarga besar doi kumpulnya ya di surabaya surabaya aja.
Memang ga selengkap jaman dulu, keluarga besar kami di Semarang bisa kumpul, semakin kesini semakin nyebar dan semakin ada halangan. Tapi pulang dan bisa lebaran di kampung halaman itu priceless.

Benar kata kata Dee di salah satu cerita di buku Rectoverso, mengenai 'pulang'. selama di perantauan itu seperti menahan nafas. Mungkin analoginya bisa saya kembangin seperti ini: merantau itu seperti free dive, sebagus apapun dibawah sana, tetap bakal ga betah dan butuh ambil nafas ke permukaan. *saya ga pernah ngrasain free dive sih sebenernya.

InsyaAllah Septmber depan menjadi bulan yang spesial buat kami. Adik saya bakal dinikahin calon suaminya di minggu pertamanya. Dan yang paling bikin saya exited adalah kehadiran anggota keluarga baru dari rahim istri saya. =] siapa sih yang ga deg-deg an di kondisi ini. 

oke, kejutannya lagi, ada ujian setelah itu. Beasiswa saya buat ambil sekolah lanjut di 'sana', tembus!
dan saya kudu brangkat akhir September, meninggalkan istri dan insyaAllah bayi kami demi hal diatas tadi. yap, ujian hidup dimulai. exited campur galaaaau, hehe, tapi rencananya mereka vakal nyusul juga sih setelah saya settle enak disana.

di 'sana'nya itu dimana? next blogging yaaaa

oke sekian. Puji Tuhan hidup ini begitu serunya ya 




Tuesday, April 21, 2015

i love when :



- Thinking bout the road i plan to run
- planning how far i run tomorrow, the weekend or whenever
- prepare what i'll wear
- the sunrise, the clear sky, the morning wind
- cloudy sky, drizzle, muddy road
- the sunset, orange sky, the evening wind, azan
- waiting for GPS signal on my sportwatch
- gazing the pace, the distance on my sportwatch while running
- reach half km of my running target
- inhale&exhale
- thinking about nothing while running 
- imagine music from my step
- decided to eat more distance mid running
- people ask something while im running, and i answer with no stoppin my step, they dont know stop in midrunning is a big big deal
- crazy deathly pace, sooo severe
- relax pace, lovely looser
- the road with no traffic
- the road with less traffic
- yelled to crazy indonesian motorcycle riders, they have no eyes
- counting my distance in this month
- counting my nikerunning aps' friend's running distance
- give 'like' to my friend's running post on socialmedia
- people starring at me when i run, head to toe, whatever they thinking about
- when i look every warung prepare to open their shop
- seeing people run, what they wore, what their type
- run together, wolf pack
- run alone, lone wolf
- my running friend bought new kit
- analyze my running style
- smile to another runner while im running
- 1 last km
- the finish line in my vision field
- finished, stopping my sportwatch
- post my run on insta/twittr/path
- feet, thigh, and another part of body sore
- feel sorry when i'm not run
- feel blessed when i can run on midweek
- washing my running kit
- everypict on running magz
- my friend start to run
- my friend's friend start to run
- my friend start to (thinking start) run
- look around sport shop at mall
- follow nike's running product, hhmmm, okey, adidas, NB, brooks, saucony,  skecthrs, puma, etc etc etc too
- dreaming to join every hi-end marathon around the world

-etc.

Sunday, April 19, 2015

Dua tahun kita

Seperti perjalanan yang lenggang padahal padat rambu. Kita jauh dari puncak, namun memikirkan (puncak) saja cukup, karna kita selalu bersama, sayang. 

Siklus bulan yg terus berganti dengan jumlah bintang yang sama. Tak terasa, karna selalu tak sabar dengan sesi berpelukan dipintu rumah saat aku datang.

Aku tak peduli roti lapis apa yang kamu buat tiap habis subuh untukku. Aku cuma tak sabar pada sesi melumat bibirmu di depan pintu rumah sebelum aku brgkt bekerja, melihatmu membalik badan masuk rumah lagi, menunggu aku pulang.

24 bulan yang manis, sayangku. Kita semakin satu, dan insyAllah tambah satu di dalammu. Aku (selalu) untukmu, sayang. 

Membangun pondasi besi dengan khayalan kita, seperti menyeruput kopi sore sambil melihat senja dan  merasakan angin laut di barat Gili.

Selamat 2 tahun kita, sayang.

Untuk Elissa Chairani dan Lil'K'
di dalammu. =]




Monday, February 23, 2015

Nepal 2015

I've attend to 6th Educational Course of ACNS (Asian Conference of Neurology Surgery) at Chitwan, Bharatphur, Nepal last week for 4 days on the ground, and almost 2days for the (long) trip. 

NEPAL broooooooo! its coool, isn't it?! 

Before i went there, I just know that nepal is A small, (under) developing country that usually be transitted by the travellers who want to go to himalaya. hmmm, its true.. very random country i think. respectively.
Nepalenese's face s like us, half indian, half Mongolian/Tibetian face. I guarantee that local people thinks that we are one of them if we get there.(and i dont know why they always bet us Malaysians, like never know what is Indonesia... hmm). they speak Nepalenese language (like indonesian and Melayu, its hard to distinguish with indians). And they almost 'shake' their head when talks, very cute characteristic, hehe. Most of they ground are on the mountains, average temperature in day was around 20 degree celcius. 

I'm salute to Nepal's ACNS comitte ( by Prof.Iphe Cherian's team) that the conference could be held there. if i were them, everythings there would make me pessimist. I can't be disagree when my mate, who attend there with me, said that Nepal, especially Baratphur, is like indonesia at 80's. yap, the city, traffic, market, the way local people wore the clothes, buildings and manymore.


Alhamdulillah, Im statisfied with the journey. even, is more adventures journey than educational journey hihihi.. there are some pictures. =]












Monday, February 02, 2015

k(0)pi

sebuah bagian dari tanaman, buat pohon kopi, biji kopi ini merupakan hasil fertilisasinya.
Iya adalah buah, warna gelap. dan entahlah saya belum terlalu akrab dengan pohon kopi.

Dimulai dari jaman peradaban manusia post reisnance (saya yakin tulisannya salah), jaman Spanyol dan Portugis perang dingin akan siapa yang lebih maju dalam kejayaan&agama di bumi yang datar, seiring itu para pelaut kedua bangsa itu dengan beban politiknya berlayar mencari rempah (dan kayanya kopi juga).

Lanjut oleh jaman revolusi industri di Eropa, ketidakterimaan para cendikia di pihak buruh akan kemajuan industri yang berkomplikasi meruntuhkan hak asasi. Perang dunia 1 dan 2 yang jaman pemusnah separo umat manusia.

Manusia berpikir, berdialog, berpolitik, semuanya dalam suasana sosial. Entah saya ngelantur saat ini atau ngga, hal-hal tadi ada hubungannya dengan secangkir kopi.

Obrolan sore atau pagi dengan secangkir kopi panas dapat memecah kekakuan, melahirkan ide, kesepakatan, rencana, jawaban, dan apapun itu.

Saya pecinta kopi. Hukumnya jadi wajib untuk secangkir kopi hitam pahit setiap pagi. Secangkir sudah lumayan buat maintanance unsur kopi dalam plasma saya, otak saya. Saya bisa nikmatin lamunan saya sambil minum, bisa ada efek mood booster dan ngilangin gejala prodormal juga. Mungkin semuanya sugesti alias psikis karna otak saya sudah ngasi label 'addicted to coffee' pada sistem ARAS saya (baca-sistem otak buat ngatur ksadaran).

Derajat keasaman, body (rasa 'penuh' di dalam ruang mulut), dan fruity, adalah beberapa hal yang membedakan jenis seduhan kopi. so far, saya lebih suka yang lebih asem dengan body dan ke-fruity-an yang oke, tapi kalo ngga ya gapapa, yang penting kopi item pahit tanpa sebutirpun gula. lebih suka arabica daripada robusta sih seringnya.

Banyak jenis biji kopi, Indonesia punya beberapa dari gayo sampe papua, beda beda semua, khasnya sendiri sendiri. oya satu lagi, cara nyediainnya juga bikin beda loh..


Okee okee, cukup aja, selamat berkopi ria. Bebas kok mau pake gula setoples atau tambah krimer segalon, mau minum white coffee (kopi kawe terendah hehe), sesuai selera aja..





*pas ngopi sambil nyanset di gili trawangan pas hanimun*

Sunday, January 04, 2015

2k14

- makin rindu balik ke Semarang
- indahnya punya istri, rumah tangga, dan paketannya
- punya ponakan baru, ponakan ponakan lain tambah gede tambah lucu lucu
- berhasil upgrade sepeda balap, lumayan puas.
- jarak lari staun ini 680k, lumayan melebihi target (600), taun besok tetep aja 600, cuma pengen ikut HM insyAllah taun ini.
- kekurangan basket. Pengen rutin enak tapi apadaya
- makin jelas gambaran kedepan mau nekunin apa, masi ada banyak waktu buat mastiin sih
- pasien itu guru ter...,  selain dosen pngajar, kaka perguruan, perawat, adek perguruan, semuamuanya sih.
- makin akrab sama kopi item pahit panas, addicted.


Udah ah =]
Alhamdulillah 2014 dipenuhi banyak mukzizat dan hikmah. Mari lanjuuut =D